Aku tau dari awal hubungan kita tak lebih dari teman, hanya dua orang yang menikmati hari bersama tidak lebih dari itu. Tapi hari demi hari rasa cinta itu tumbuh dan berulangkali aku ingin mengakhiri hubungan ini karena aku tau pada akhirnya akulah yang akan tersakiti. Tapi dengan sejuta alasan, sejuta kata manismu aku tetap bertahan dalam hubungan yang tidak jelas ini, karena entah kenapa aku tak tega meninggalkan kamu, karena hanya bersamaku kamu bisa menumpahkan segala keluh kesahmu, aku takut jika aku pergi kamu akan kesepian, sendirian dan tak ada orang yang peduli padamu seperti pedulinya aku padamu.
Tapi lihatlah sekarang setelah aku berikan segalanya yang aku punya untukmu, kamu menyakitiku, pergi meninggalkanku demi dia, dia orang asing yang mungkin belum kamu kenal betul. Dia yang membuat semuanya menjadi keruh. Aku tau kamu berhak untuk bahagia tapi bukan dengan menyakitiku. Apa salahku? Belum cukupkah pengorbananku selama ini?
Aku hanya ingin tau apa dia pendengar yang baik seperti aku? apa dia tetap mengangkat telphone ketika kamu menelphonenya tengah malam? apa dia penterjemah yang baik ketika kamu tidak mengerti pesan yang dikirimkan teman-temanmu dalam bahasa Inggris? apa dia memberikan saran baju mana, sepatu yang mana dan jam tangan yang mana yang harus kamu pakai ketika kamu hendak meeting? apa dia selalu mengingatkanmu agar tidak telat makan? apa dia mengingatkanmu untuk tidak terlalu banyak minum kopi? apa dia tau kebiasaanmu setelah mandi harus dielus punggungnya? apa dia rela berpanas-panasan, berhujan-hujanan ketika kamu ingin bertemu dengannya? Apakah dia melakukan semua itu untukmu?
"You can replace me but you can't replace the memories you had with me, and nobody gonna treat you, touch you, love you better than I am"